Ketika ia sampai di muaranya
Bersama hujan
Aku lepaskan
Biarkan ia mengalir pelan
Keraguan, kesedihan, kebahagiaan
cinta, kasih dan harapan
Aku menunggunya, sampaikah ia di muaranya ?
Biarpun jalan begitu berliku
Tidak tau kemana ia mengalir
Kerikil tajam yang dilewati
Arus gelombang yang besar yang ia hadapi
Jarak yang memisahkan
Tapi satu hal yang pasti
Dia akan sampai di muaranya
Pasti, itu pasti
Sampai suatu saat
Laut lepas menyambutnya
Riak air yang menenangkan
Kelembutan hembusan angin yang menyejukkan
Perjalanan yang panjang
Penantian yang ditunggu
Keindahan cinta, kasih dan harapan
Telah sampai di muaranya
Sungguh, Aku akan menunggunya..
Ketika ia sampai di muaranya…
Karena takdirnya adalah pasti..
-kaml-
Rasa yang sederhana
Aku merindukannya
Meskipun dia jauh
Meskipun dia dekat
Aku tidak mengerti
Rasa apa dalam hati ini
Apakah Aku jatuh hati?
Apa ini saatnya
Ketika Aku bertanya pada hati
Rasa ini tidak menggebu
Hanya perasaan rindu
Hanya perasaan sayang
Hanya perasaan cinta
Rasa yang sederhana, rasa yang tulus
Yang ketika Aku merasakannya
Aku hanya bahagia, dan bertanya - tanya
Aku hanya bisa terdiam
Biarlah hati ini yang berkata
Apakah Aku jatuh hati
Ataukah memang hatiku berbicara
Dia menemukan sekeping hatinya
Disana…
Di dirinya yang Aku rindu
Dalam mimpiku, dalam langkahku
Disetiap doaku
Apakah dia, dia yang tertulis dalam lauhul mahfudz?
Ya Allah, Sesungguhnya Engkau maha menentukan, Aku pasrahkan semua harapanku padaMu..
mencoba belajar teknik coloring baru, dengan software Corel PHOTO-PAINT X5.
“I am an engineer who loves nature very much”
^^